Rabu, 18 November 2015

NASA MEMANG BEDA DENGAN YANG LAIN



Di PT NASA itu :
1.Bukan member get member, jadi walaupun punya member jutaan orang, tetap saja tdk akan dapat bonus perekrutan walau 1 rupiahpun.

2.Orang tertarik dgn NASA karena produknya terbukti dibutuhkan dan lebih banyak manfaatnya dari pada harganya, bukan krn tertarik permainan uangnya krn jg di NASA tdk ada permainan uang.

3.Orang NASA tdk dikejar2 tutup point dan dikejar2 pertemuan2 krn produlnya sangat bermanfaat, tdk seperti perusahaan lain yg orang menumpuk produk bukan krn tertarik produknya tetapi krn tertarik permainan uangnya.

4.Bonus NASA bukan didapat dari mendholimi orang lain tetapi dari ALOKASI UANG JASA IKLAN yg biasanya diberikan ke media masa sperti TV, Koran, Radio, dll, dan JATAH itu diberikan ke distributor sebagai bonus karena berjasa telah mengiklankan sehingga terjadi penjualan.

5. Yang atas belum tentu kebagian bonus dari omzet bawahnya jk tdk memenuhi syarat tertentu. Jadi siapapun entah orang baru atau lama punya kesempatan yg sama utk sukses.

Senin, 16 November 2015

Apa Itu Pola Pikir


Pola pikir —juga dikenal dengan istilah mindset — adalah cara otak dan akal menerima, memproses, menganalisis, mempersepsi, dan membuat kesimpulan terhadap informasi yang masuk melalui indra kita. Pola pikir itu bekerja bagaikan ramalan bintang di kepala kita. Sewaktu kita hanyut dalam samudra informasi maka pikiran mencari arah dengan berpegangan pada pola pikir yang sudah terbentuk sebelumnya. Pola pikir itu untuk menjaga pikiran agar tetap berada pada jalur yang sudah menjadi keyakinan kita dan mendukung pencapaian tujuan yang menjadi pilihan kita.

Pola Pikir adalah cara otak dan akal menerima, memproses, menganalisi, mempersepsi, dan membuat kesimpulan terhadap informasi yang masuk melalui indra.
Pola pikir adalah cara pandang seseorang mengenai hal apapun.
Pola pikir positif dan negatif. Pola pikir positif (positif thanking) dan pola pikir negatif (negatif thanking) memang mempunyai dampak yang berbeda dalam menyikapi persoalan atau dalam mencapai kesuksesan dalam hidup. Berikut ini contoh bedanya kedua pola fikir tersebut.

a. Dalam menyikapi kegagalan/ketidak berhasilan dalam hidupnya: 

1. Positif: Saya memang masih harus Tabah dan sabar dalam menerima kegagalan. Masih semangat untuk berusaha ikhtiar. 

2. Negatif: Nasib saya memang jelek, keberuntungan tidak berpihak pada diri saya. Cenderung putus asa. 

b. Dalam menyikapi kondisi semisal ada dalam satu gelas berisi air setengah gelas untuk diminum. 

1. Positif: Masih ada air walau setengah gelas, bisa menghilangkan rasa haus. Bersukur berterima kasih. 

2. Negatif: hemm air hanya setengah gelas, tidak terlalu berarti untuk diminum menghilangkan rasa haus. Menggerutu. 

c. Dalam menyikapi orang yang menjahati dirinya : 

1. Positif: Orang itu masih belum tau bagaimana hidup yg baik, semoga sadar akan kesalahannya. Cenderung memaafkan tidak emosi dalam menyikapi. Yakin bahwa Allah itu adil, tanpa kita membalasnyapun Allah pasti akan membalaskan setimpal dengan kejahatannya, kita yang dijahati akan diganti dengan kebaikan yang membahagiakan.

2. Negatif: Dasar Orang itu memang jahat tak tau diri, perlu dilawan diambil tindakan.

Ayo praktek :
1. "Ketika anda sedang naik bus Jogja-Solo, sekitar Klaten melihat ada seorang wanita (umur kira-kira 27 tahun) sedang menangis dipinggir jalan".
Apa yang anda pikirkan? Jelaskan

2. Ketika sedang antri perpanjangan SIM, di samping persis tempat duduk kita, ada seorang wanita pakai baju seksi dan rok jauh di atas lutut. Make up nya menor dan tebal.
Apa yang anda pikirkan? Jelaskan

GMPSP Gerakan Masyarakat Peduli Sikap Positif


Sikap yang tidak positif, menghancurkan nama baik, menghancurkan kepercayaan, dan menghancurkan rizqi dan nasib. Setiap ada peristiwa apapun. Ada kejadian apapun. Keadaan apapun.

Terus automatis, pikirannya mencari-cari hal2-hal positif apa yang kita dapat dalam peristiwa tersebut. Bersyukur akan mendatangkan kebaikan yang banyak. Selalu di korek-korek, selalu di cari-cari, selalu fokus ke kebaikan. Maka kebaikan akan melimpah dan wajah akan selalu cerah, sehingga  rizqi dan nasibnya baik selalu.
Hukum alam. Hukum sebab akibat. Jika kita berbaik sangka dan bersikap baik kepada alam dan seisinya. Maka alam akan memantulkan kebaikan kita itu balik ke kita bahkan dengan berlipat  ganda.

PRnya adalah :
Setiap hari manusia melakukan 60.000 pikiran Dan 80% nya dilakukan bawah sadar Nah bagaimana caranya agar 80% pikiran bawah sadar AUTOMATIS selalu POSITIF Teruslah positif apapun itu.. Menjawab memikirkan isu-isu secara selalu positif, nasibnya jadi positif karena: agar saling mempengaruhi mengingatkan secara positif
Pikiran - tindakan - kebiasaan - karakter - nasib Nah, maka diperlukan komunitas positif KDI POSITIF Negatif menarik negatif Positif menarik positif Surga Kekayaan Kebahagiasn Kesuksesan Kelancaran Berkelimpahan Kelarisan Keharmonisan Kesehatan Banyak amal sholehnya dll itu semua POSITIF tidak akan bisa ditarik ke diri anda jika pikiran anda negatif Lebih sering negative. Marah-marah dan curiga, itu ternasuk negatif Negatif mengundang negatif Marah2 jadi kalut jadi grogi -> kecelakaan Tidak laku Rugi Bangkrut Dan semacamnya itu negative. Karena ditarik oleh pikiran negative.

99% kesuksesan itu SIKAP dan Pola pikir POSITIF 1%nya baru jago facebookan, jago ngeblog / website, jago online, dll Jika 99%nya bagus maka ALAM SEMESTA MENDUKUNG = MESTAKUNG cuaca mendukung. Masyarakat mendukung Timming mendukung Keadaan mendukung Banyak dukungan dan bantuan dimana2 Bahasa kasarnya : Menjadi pribadi yang elegan, menyenangkan, bikin rindu, bikin senang, dll.. Bukan pribadi yang menjengjelkan, menjijikkan, tidak dipercaya, dll bahasa kasarnya gitu
Contoh lain :
 Sok tahu
Sok hebat
Sok kaya
 Dan sok sok an lainnya -> masuk kategori Sombong Dll
Sebenarnya sukses itu jika didukung oleh Mestakung = Alam semesta mendukung, itu enak sekali Tinggal minta Tidak usah mikir, krn alam bawah sadarnya sdh positif terus.. Tanpa disadari dimana2 beramal sholeh tiada henti dan tiada bisa dihitung Yaaa seperti janji Allah => pasti BAHAGIA (puluhan ayat2 Al Quran menjelaskan tentang itu, sudah saya kumpulkan).



Kamis, 12 November 2015

Amal Sholeh itu butuh WAKTU dan FINANSIAL


Bagaimana mau sebanyak-banyaknya beramal sholeh jika tidak ada FINANSIAL berlebih yg banyak.
 
Bagaimana mau sebanyak-banyaknya beramal sholeh jika tidak ada waktu.
Banyak orang yg sebenarnya Egois, hanya mementingkan diri sendiri, ukurannya diri sediri, punya uang hanya untuk sebesar-besar dinikmati sendiri...

Diajak bisnis yg mudah dan besar beralasan AKU SUDAH CUKUP, nah kata2 AKU SUDAH CUKUP itu bukti keegoisan, lha kalau orang itu sudah cukup, ya mari : kepandaianmu, ilmu2mu, kemampuanmu untuk menjadi kaya raya seperti sahabat Nabi yg dijamin masuk surga yg kekayaannya melebihi seluruh kekayaan para sahabat Nabi dijumlah, dan beliau hanya mengambil secukupnya untuk hidup selebihnya untuk beramal sholeh, beliau adalah idolaku, yg selalu aku sebut2 setiap sholat, yaitu sahabat Abdurrahman bin Auf..

Betapa nikmatnya : sukses mempunyai bisnis yg besar, mempunyai royalty yg besar, dan semakin terduplikasi semakin besar (karena dimana2 banyak tumbuh tempat2 untuk memfotocopy/duplikasi sistem yg benar dengan pola sederhana sehingga mudah dilakukan oleh sembarang orang) sehingga BEBAS WAKTU BEBAS FINANSIAL, tinggal terus membuat program2 amal usaha amal sholeh dimana2 dan semoga Allah meridhoinya sehingga menjadi amal jariyah, untuk hidup kita ambil secukupnya, betapa bahagianya sehari2 melalui perjalanan menebar amal sholeh dimana2.. Aamiin...